Friday, August 17, 2018

Awas, Ini 4 Bahaya Konsumsi Garam yang Berlebihan


Makanan yang mengandung garam yang banyak memang cukup lezat, namun ada efek bahaya yang mengintai jika anda mengkonsumsi makanan ini secara berlebihan. Garam dianggap sangat diperlukan untuk tubuh manusia salah satunya sebagai bumbu makanan.

Namun, Anda patu tahu bahwa garam yang masuk kedalam tubuh melebihi batas dapat menyebabkan penyakit yang mengancam nyawa. Menurut para ahli kesehatan, empat penyakit utama berikut ini disebabkan oleh konsumsi garam yang tinggi, yang merupakan ancaman serius bagi kesehatan Anda.

1. Bisa Memicu Hipertensi

Penelitian telah menemukan bahwa konsumi garam yang berlebihan dalam jangka panjang bisa memicu tekanan darah tinggi. Kelebihan garam dalam darah, yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan merusak pembuluh darah. Tekanan darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko banyak penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke.

2. Merusak Ginjal

Ginjal merupakan organ metabolik paling penting tubuh. Ada banyak limbah yang dihasilkan selama metabolisme yang berbeda dari tubuh yang disekresikan dalam bentuk urin melalui ginjal. Semakin banyak garam yang Anda konsumsi, semakin banyak juga ginjal Anda bekerja dan semakin besar juga ginjal Anda mengalami kerusakan.

Garam diekskresikan dalam urin melalui ginjal, karena kadar garam meningkat, hal ini bisa meningkatkan kandungan protein dalam urin. Peningkatan indeks protein dalam urin adalah salah satu tanda berbahaya dari penyakit ginjal. Ini juga merupakan peringatan bahwa Anda memiliki risiko kerusakan ginjal.

3. Membuat Tulang Rapuh

Garam dapat meningkatkan kekurangan kalsium, yang membuat orang dengan asupan garam tinggi untuk waktu yang lama lebih mungkin menderita osteoporosis. Karena garam mengandung ion natrium, natrium dikeluarkan dari tubuh manusia akan membawa sebagian dari kalsium. Konsmumsi garam berlebih dapat menyebabkan hilangnya kalsium, yang menyebabkan osteoporosis atau kerapuhan pada tulang.

4. Memicu Kanker Perut

Konsumsi garam berlebihan bisa memicu tekanan osmotik tinggi, yang pada gilirannya bisa memicu kerusakan langsung di lapisan perut, efek jangka panjang yang dapat menyebabkan gastritis dan kejang parah. Ini juga erat kaitannya dengan kanker perut yang bisa lahir sesudahnya.

Studi statistik menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi garam berlebihan untuk waktu yang lama memiliki risiko terkena kanker perut yang tinggi dan kematian yang tinggi akibat penyaki ini.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.